prolog

Aroma Rasa

6/5/20261 min read

Ada hal-hal yang bisa dilupakan oleh waktu, Wajah seseorang, Suara seseorang. Bahkan kenangan yang pernah terasa begitu penting.

Tapi aroma?

Aroma sering kali bertahan lebih lama daripada yang kita kira.

Arga tidak pernah menyangka bahwa sebotol kopi malam itu akan membawanya kembali pada seseorang yang telah lama hilang dari hidupnya.

Malam itu, hujan turun tipis membasahi jalanan kota. Arga duduk sendirian di sudut kedai kopi , menikmati rutinitas yang sama seperti biasanya. Laptop terbuka di hadapannya, sementara secangkir americano perlahan kehilangan uap panasnya.

Lalu aroma itu datang lagi. Wangi manis bunga melati yang bercampur lembut dengan parfum vanila.

Sederhana. Namun cukup untuk membuat jantungnya berhenti berdetak selama beberapa detik. Aroma yang sama. Aroma yang pernah ia kenal bertahun-tahun lalu. Aroma milik seseorang yang pernah menjadi rumah baginya. Perlahan Arga mengangkat kepala.

Di seberang ruangan, seorang wanita sedang berdiri di depan meja kasir. Rambut panjangnya tergerai di balik bahu. Senyumnya masih hangat seperti yang ia ingat. Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Arga kembali mendengar namanya bergaung di dalam pikirannya.

Naira. Wanita yang sempat mengetuk pintu villanya saat di bali bulan lalu Dan kini, Arga bertemu denganya lagi di sini,

Sebab terkadang, cinta tidak kembali melalui kata-kata.

Ia datang melalui aroma yang membawa pulang seluruh rasa yang pernah kita simpan dalam diam.

Whatsapp : +62 858-3075-3692

© 2025. All rights reserved.

Cup of Journey

Sabang, Aceh, Indonesia

Since 2022